5 Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Kanker Payudara

Kanker payudara adalah salah satu penyebab utama kematian di kalangan wanita. Sementara penyebab pasti kemunculan kanker payudara ini belum diketahui, Namun menurut para ahli, kanker payudara diduga bisa dipicu oleh beberapa kebiasaan buruk seperti:

Mengonsumsi alkohol

Menurut data epidemiologi, konsumsi alkohol secara parsial menyebabkan 4% kasus kanker payudara (BC) di negara maju. Juga telah dilaporkan ada 10% peningkatan risiko kanker payudara untuk setiap tambahan 10 gram etanol yang terkandung dalam alkohol yang diminum setiap hari. Hubungan antara minum alkohol dan risiko terkena kanker payudara sangat jelas bahwa semakin banyak alkohol yang dikonsumsi, maka semakin tinggi pula risikonya.

Merokok

Merokok adalah penyebab banyak penyakit berbahaya dan sebagian besar jenis kanker, tidak terkecuali kanker payudara. Hidrokarbon aromatik yang terkandung dalam tembakau menyebabkan karsinogenisitas. Kombinasi hidrokarbon dan polimorfisme genetik ini dapat meninggalkan dampak pada perkembangan kanker payudara. Laporan dari US Surgeon General pada tahun 2014 menunjukkan bahwa wanita yang sering merokok 10% lebih mungkin terkena kanker payudara daripada yang tidak.

Obesitas

Memiliki berat badan berlebih atau obesitas setelah menopause dapat menjadi faktor risiko terkena kanker payudara pascamenopause. Sebelum menopause, estrogen sebagian besar diproduksi oleh indung telur dan hanya ada sejumlah kecil jaringan lemak. Namun, ketika ovarium berhenti membuat estrogen atau setelah menopause, jaringan lemak adalah sumber utama estrogen wanita. Semakin banyak jaringan lemak yang Anda miliki pada periode waktu ini, maka semakin tinggi kadar estrogen yang Anda dapatkan, yang mengarah pada risiko lebih besar terkena kanker payudara. Selain itu, wanita yang kelebihan berat badan biasanya memiliki tingkat insulin yang lebih tinggi dalam darah mereka (Kanker payudara adalah salah satu kanker yang terkait dengan tingkat insulin darah).

Tidak aktif secara fisik

Kurangnya aktivitas fisik merupakan faktor risiko independen untuk kanker payudara. Aktivitas fisik dapat melindungi wanita dari kanker payudara pascamenopause karena dampaknya pada metabolisme hormon steroid endogen dan peradangan. Juga, membantu mengurangi lemak tubuh dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Aktivitas fisik terbukti dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara hingga 25-30%. Menurut sebuah studi tentang Women’s Health Initiative, jalan cepat untuk 1 ½ hingga 2 ½ jam per minggu dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 18%. Hubungan antara aktif secara fisik dan pengurangan risiko kanker payudara pascamenopause telah diklarifikasi, yang berarti kurangnya aktivitas fisik dapat membawa Anda lebih dekat ke kanker payudara.

Menggunakan alat kontrasepsi

Banyak bentuk alat kontrasepsi seperti kontrasepsi oral, suntik kontrol kelahiran, implan KB, IUD, patch kulit, cincin vagina dapat dikaitkan dengan kanker payudara. Terbukti secara ilmiah, wanita yang menggunakan alat kontrasepsi lebih mungkin menderita kanker payudara daripada mereka yang tidak. Plus, tidak akan ada peningkatan risiko kanker payudara setelah mereka berhenti menggunakan metode tersebut selama 5 atau 10 tahun berdasarkan pada bentuk kontrol kelahiran yang digunakan wanita.

Pencegahan

Jika anda ingin terhindar dari risiko kanker payudara, sebaiknya tingkatkan daya tahan tubuh anda dengan mengonsumsi qnc jelly gamat. Qnc jelly gamat merupakan produk herbal yang terbuat dari extract teripang emas. Produk herbal ini berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan bantu mengobati berbagai penyakit, termasuk kanker payudara. baca selengkapnya disini: QnC Jelly Gamat

baca juga:

Cara pemesanan qnc jelly gamat

Manfaat daun sidaguri untuk tumor

5 Kebiasaan yang Dapat Menyebabkan Kanker Payudara

Categories: kesehatan

Admin

jellygamatqncindonesia.web.id adalah situs kesehatan dan pengobatan alternatif qnc jelly gamat Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *